Sabtu, 30 April 2016

Hi5tory of Juventus


Pic 1 : Juve ciptakan sejarah Serie A
Where there is a will, there is a way agaknya peribahasa tersebut pantas disematkan pada klub serie A Italia yang baru saja meraih Scudetto pada pekan ke – 35, Juventus. Sederhana saja, kemauan klub asal Turin ini akhirnya membuahkan hasil dengan Scudetto sebanyak 5x secara beruntun. Istimewanya ditahun ini adalah, karena mereka mengawali musim dengan sangat buruk, namun dapat mengakhirinya dengan begitu manis.

Pengamat maupun penikmat sepakbola harus rela menjilat ludah sediri karena telah meremehkan kemampuan Massimiliano Allegri dalam menangani klub papan atas sekelas Juve. Banyak yang memprediksi jika ditahun keduanya menangani Nyonya Tua, Allegri akan terpuruk seperti yang telah dialaminya saat memagang kendali kepelatihan AC Milan. Juventus tak bisa dipandang sebelah mata, karena mereka memiliki skuad yang lebih kompeten dibanding Milan. Jangan pula lupakan apa yang telah ditinggalkan oleh Conte di klub ini cukup membekas, yang tidak dimiliki Milan kala itu, mental juara disetiap nadi pemainnya.

Keraguan akan kemampuan Allegri muncul di pekan pertama serie A bergulir yaitu pada tanggal 23 Agustus 2015. Kala itu Nyonya Tua mendapatkan lawan tangguh di Juventus Arena, Udinese dan benar saja mereka harus menelan kekalahan pertama di kandang musim ini dengan skor 1-0 untuk keunggulan Udinese. Pekan kedua giliran Juve bertandang ke Olympico Stadium, markas Roma yang notabene menjadi kandidat dalam perburuan Scudetto. Awan hitam belum juga beranjak, Juve kembali gagal dan menelan pil pahit dengan skor 2-1.

Performa yang cukup buruk bagi penyandang status juara Serie A musim 2014/2015, karena dalam 10 laga pertama Juve hanya berhasil meraih tiga kemenangan, tiga hasil seri dan lainnya berakhir dengan kekalahan. Kemenangan yang didapatpun juga tidak mudah, saat lawan Genoa Juve diuntungkan dengan gol bunuh diri kiper penggati Perin, Lamanna. Sedangkan gol kedua didapat dari eksekusi Paul Pogba dari titik putih.

Berbekal tekad kuat serta kerja keras dari segenap pemain dan semakin padunya lini per lini, Juve mulai bangkit dan menunjukkan taringnya di kompetisi nomor satu daratan Italia tersebut. Setelah kalah dari Sassuolo di pekan 10, Juve meraih kemenangan demi kemenangan di setiap pekannya, total ada 15 kemenangan yang didapat Juventus secara beruntun. Hanya Bologna yang mampu menghentikan dominasi Juventus, itupun hanya berhasil menahan imbang dengan skor 0-0. Hingga pekan ke 35 kemarin Juve selalu meraih kemenangan sehingga memperlebar jarak dengan pesaing terdekatnya, Napoli.

Keberhasilan Buffon dkk dalam meraih Scudetto musim ini sudah tercium kala mereka menang di kandang Fiorentina, meskipun Napoli yang membuntuti di posisi kedua masih memiliki sisa laga lebih banyak yang belum dimainkan. Gelagat optimis pemain Juve mulai terlihat, saat beberapa pemain mulai mem-posting gambar dan video di akun instagram pribadi seperti yang dilakukan oleh Bonucci, Dybala, Buffon dan beberapa pemain lainnya.

Selebrasi Bonnuci by @bonuccileo19's Instagram 

Pic 2 : Selebrasi Bonnuci

Pic 3 : Selebrasi Dybala beserta punggawa Juventus
Pelangi itu akhirnya muncul setelah tersiar kabar Napoli telah dihempaskan oleh Roma dan akhirnya Juve dipastikan juara musim ini. Dengan catatan 35 pertandingan yang telah dimainkan keduanya, Juve meraih 85 poin dan Napoli 73 poin. Dengan 3 pertandingan sisa jika Napoli menyelesaikan semua dengan kemenangan dan Juve menyelsesaikan dengan kekalahan, maka poin akhirnya hanya 82 poin masih terpaut 3 poin. Jadi apapun yang terjadi dipertandingan sisa, tidak akan mempengaruhi posisi Juventus yang nyaman di puncak klasemen.

Ditengah kemeriahan selebrasi Juventus, terselip kesedihan akibat cedera yang dialami gelandang Juventus Claudio Marchisio. Namun jasa pahlawan Juve ini tidak begitu saja dilupakan oleh punggawa lainnya. Buffon kiper nomor satu di skuad Juventus maupun Italia ini mendedikasikan historis Juve yang pertama untuk pria kelahiran 19 Januari 1986. Begitu juga dengan yang dilakukan oleh Bonucci dan punggawa lainnya yang merayakan kemenangan tidak terlalu berlebihan. Bonucci bahkan begitu terpukul atas cedera yang dialami Marchisio, karena skuad begitu merasa kehilangan.

Pic 4 : Cedera Marchisio iringi selebrasi Juventus
Dari apa yang telah dialami Juventus di serie A, bisa dijadikan sebagai panutan dalam mengejar dan meraih cita-cita. Tidak ada yang tidak mungkin saat usaha keras yang dilakukan mendapat restu Tuhan untuk mewujudkannya.

~END~

Italia, Layu Sebelum Berkembang

Tuhan memberi cobaan kepada umatnya untuk menguatkan dan sebuah simbol kasih sayang. Begitulah mungkin yang kini dirasakan oleh pelatih Italia, Antonio Conte. Mantan pelatih yang telah memberikan gelar scudetto untuk Juventus ini harus rela kehilangan dua punggawanya sebelum ajang Euro 2016 di Prancis berlangsung. Meskipun skuad resmi belum diumumkan namun absennya pemain ini cukup memberikan beban mental kepada pelatih untuk menemukan solusi tepat bagi strategi permainan Italia kelak.

Pic 1 : Mattia Perin & Claudio Marchisio gagal turut serta Euro 2016 akibat cedera
Claudio Marchisio midfielder Juventus dan juga Mattia Perin kiper muda Genoa yang baru naik pangkat sebagai pelapis kedua Buffon ini harus menepi dari kompetisi sebelum musim berakhir. Cedera yang diderita keduanya hampir sama yaitu gangguan pada lututnya, yang mengharuskan untuk dilakukan operasi. Pemulihan pasca operasi membutuhkan waktu yang cukup panjang, sedangkan pelaksanaan Euro 2016 terhitung hanya kurang dua bulan lagi.

Cedera yang dialami oleh Marchisio didapat saat Juventus menjamu Palermo di pekan ke – 33 Serie A. Kala itu pemain bernomor punggung 8 ini harus ditarik keluar di menit 16 setelah lutut kirinya mengalami benturan dengan gelandang Palermo, Franco Vasquez saat berebut si kulit bundar. Detik itu juga pemain yang sempat menimba ilmu di akademi Juventus sejak tahun 1993 ini, harus ditandu keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan intensif.


Pic 2 : Marchisio alami ACL (Anterior Cruciate Ligament)
Kemenangan Juventus menghadapi Palermo kala itu harus dibayar mahal saat tim medis mengumumkan bahwa Marchisio harus menepi lebih awal dari lapangan hijau. Pengumuman tersebut juga sekaligus meruntuhkan semangat pemain berusia 30 tahun ini karena harus mengubur impiannya berlaga di Euro 2016. Belum ada kenangan manis yang diukir Marchisio selain menginjakkan kakinya di final Euro 2012, namun Italia harus gigit jari atas keperkasaan sang lawan kala itu, Spanyol.

Cedera hampir sama dirasakan oleh kiper flamboyan Genoa, Mattia Perin namun di lutut sebelah kanannya. Musim yang cukup buruk bagi kiper kelahiran 10 November 1992 karena dia mengawali dan mengakhiri musim dengan cedera. Ketika awal musim Perin harus absen beberapa laga akibat cedera bahu, kini dia mengakhiri musim lebih cepat dengan cedera lutut atau dikenal dengan istilah ACL (Anterior Cruciate Ligament).

Akibat ceddera yang cukup parah keputusan untuk segera melakukan operasi dipercepat mengingat kondisi Perin yang cukup fit. Pada tanggal 13 April lalu akhirnya Perin menjalani operasinya dengan Profesor pier Paolo Mariani di klinik Villa Stuart. Dan beberapa minggu setelahnya, Perin mulai memulihkan kondisi kakinya dengan sedikit latihan ringan. Cedera ini sekaligus memupuskan harapannya berlaga di Euro 2016, dan kembalinya Perin belum bisa dipastikan mengingat pemulihan fisik untuk cedera ligamen membutuhkan waktu yang cukup lama.
Kecewa…? Tentu saja hal ini mengecewakan banyak pihak, terutama bagi pemain itu sendiri dan timnas Italia. Sekalipun cedera mereka ini dapat menguntungkan beberapa pihak untuk mengisi kekosongan posisi Marchisio dan Perin. Conte yang paling disibukkan karena dia harus mencari pengganti Perin secepatnya, tersedia beberapa nama namun belum bisa diputuskan sebelum melihat performanya hingga akhir musim.

Lain halnya dengan Marchisio, karena sejauh ini Conte jarang memasukkan namanya dalam skuad Italia yang berlaga dalam kualifikasi Euro maupun friendly match. Beberapa nama pengganti pun juga sudah tersedia, hanya tingga mengatur strategi agar setiap lini dapat bekerjasama dengan padu saat berlaga.

Kekecewaan mendalam juga dirasakan oleh gadis antik bermata lebar asal Indonesia yang mengklaim dirinya sebagai fans militan Perin. Bukan tanpa sebab, gadis ini merasa kebutuhan akan delusionalnya pada Euro 2016 nanti tidak akan terpuaskan meskipun hanya menyaksikan sang idola di bangku cadangan. Bisa dipastikan hanya akan ada beberapa nama saja yang akan menjadi fokusnya kelak seperti Leonardo Bonucci dan Stephan El Shaarawy.

~END~

Scandal in Belgravia (Sherlock BBC Version – S02E01)

Title : Scandal in Belgravia
Director : Paul McGuigan
Cast : Benedict Cumberbatch, Martin Freeman, Mark Gatiss, Lara Pulver, Una Stubbs, Rupert Graves, Andrew Scott, Louise Brealey
Rating IMDb : 9.5/10
Duration : 89 minutes
Genre : Crime, Drama, Mystery
Country : UK

 
Pic 1 : Sherlock Holmes & Irene Adler
Pertama kali nge-post di blog soal film dan coba menghilangkan kesan kaku dari bahasa yang biasa saya pakai kalo nge-post soal sepakbola. Jika tetap ada bahasa yang terkesan kaku ditengahnya, yaudah sih berarti itu khasnya saya. Dan saya peringatkan review film ini juga terdapat spoiler, jadi buat kalian yang belum nonton (saya yakin sudah semua) dan gak pengen rasa penasarannya hilang mending gak usah baca lanjutannya.

Saya tidak akan membandingkan cara berperan antara Sherlock Holmes movie vs Sherlock Holme BBC yaitu Robert Downey Jr vs Benedict Cumberbatch maupun Irene Adler yaitu Rachel McAdams vs Lara Pulver. Karena karakter mereka mempunyai ciri khas masing-masing yang melekat di benak penggemar.

Oke, film pertama yang akan saya review adalah Scandal in Belgravia yang disutradarai oleh Paul McGuigan. Ini adalah episode pertama dari seri kedua Sherlock Holmes versi BBC. Bagi penikmat film detektif melihat ketegangan dalam penyelesaian kasus sepanjang tayangan ini tidaklah terlihat istimewa. Namun bagi saya yang sangat istimewa disini adalah interaksi antara Sherlock dan wanita kriminal yang diam-diam mencuri hati si detektif, yap Irene Adler.

Di seri sebelumnya Sherlock dikenal sebagai pribadi yang cukup menyebalkan, karena beberapa untaian kalimat yang keluar dari mulutnya selalu membuat kuping lawan bicaranya panas, John Watson telah membuktikannya. Di seri ini Watson sepertinya berada pada puncak kekesalan, dan melampiaskannya. Saat Sherlock memintanya untuk memukul wajah (caper dia mau ketemu sama Irene Adler), tanpa diminta untuk kedua kalinya, Watson langsung menyarangkan pukulan di wajah Sherlock.

Bosan melihat wajah detektif yang begitu datar, coba lihat ekspresinya di episode ini. Wajah terkejutnya saat bertemu Irene Adler pertama kali, that is priceless antara campuran kaget, bingung, mau berhenti akting, sama setengah nafsu. Yah, karena Adler memakai pakaian perangnya di hadapan Sherlock yaitu, telanjang. Masih di scene dengan latar yang sama yaitu kediaman Adler, wajah “tidak terima” Sherlock terlihat saat dirinya dikalahkan Adler hanya dengan sebuah suntikan.

Pic 2 : Irene Adler saat bertemu Sherlock pertama kali
Beranjak ke scene dengan sedikit rasa sentimentil, scene dengan sedikit emosi akibat percikan gairah cinta antara Sherlock dan Adler. Dimana Adler memalsukan kematiannya dan Sherlock seolah mempercayai kebohongan tersebut sebagai sebuah kebenaran. Kesedihan akan kehilangan sesorang begitu tersirat di wajahnya saat Mycroft (kakak Sherlock Holmes) mulai menawarkan sebatang rokok dihadapannya.

Wajah yang dinanti semua penggemar yaitu P E N A S A R A N mulai tampak saat Sherlock memutar otak untuk menemukan password pembuka camera phone milik Adler yang dititipkan pada Sherlock di malam natal. Sherlock hanya memiliki 4 kesempatan. Di kesempatan pertama kode yang dimasukkan 1895, kode tersebut merupakan angka yang tertera di bloh Watson sebagai jumlah viewer. Sherlock merasa angka tersebut sengaja dibuat oleh seseorang sebagai clue, karena jumlah viewer blog yang tiba-tiba berhenti namun nyatanya semua prediksinya salah.

Percobaan kedua adalah saat Sherlock mencoba untuk melihat komponen yang dalam camera phone tersebut dengan melakukan scanning. Dia teringat jika barang tersebut dikirim di flatnya dengan nomor yang tertera di pintu (nomor legendaris) yaitu 221B, namun nyatanya masih salah.

Percobaan ketiga dan ini menjadi scene favorit saya adalah saat bersama Adler, karena keduanya seperti unjuk kebolehan dalam memamerkan kepintarannya. Jargon yang selalu diulang dalam episode ini yaitu “Brainy is the new sexy”. Oh ya Adler kembali muncul dihadapan Sherlock setelah dia ketahuan bahwa dia hanya memalsukan kematiannya. Sherlock memberikan camera phone tersebut pada Adler dan Adlerpun mulai memasukkan kode pembuka, teeeeet kodenya salah. Sherlock pun mengeluarkan camera phone yang asli dan memasukkan kode yang telah dimasukkan oleh Adler (Sherlock ngamatin gerak tangannya Adler doang padahal, tapi dia mah tau Adler mencet tombol mana aja. Sakti mah dia). Namun nyatanya, Adler lebih pintar karena hafal dengan barang miliknya, Adler telah mengetahui bahwa camera phone pertama yang diberikan Sherlock padanya adalah palsu.

Watson yang menyaksikan romansa tersebut seakan muak dan menginterupsi dengan kata “Hamish”. Dua orang yang memiliki IQ diatas rata-rata ini tentunya bingung, dengan perkataan Watson, saat tau apa artinya mereka coba berkelit.

Dan pada akhirnya Sherlock tetap keluar sebagai pemenang (yaiyalah, dia kan pemeran utamanya) setelah Adler coba meremehkan kemampuannya di hadapan Mycroft. Sherlock sadar betul jika Adler begitu menyukai sesuatu hal yang sangat pribadi untuk dijadikan kode pengaman, dan karena camera phone ini dianggap sebagai hidupnya oleh Adler maka dengan mudah Sherlock memecahkan misteri tersebut. Mengingat beberapa waktu yang telah mereka habiskan bersama, Sherlock tau bahwa Adler memiliki ketertarikan berlebih pada dirinya, terbukti saat pupil mata Adler melebar kala berhadapan dengan Sherlock, dan nadi yang berdenyut dua kali lebih cepat saat mereka melakukan skinship. Akhirnya diketahuilah passwordnya adalah I AM SHER LOCKED (yang saya garis bawahi itu yah kodenya).

Pic 3 : Kode pengaman camera phone milik Irene Adler
Namun masalah utama yang dihadapi Sherlock bukan tentang mecahin kode keamanan/password camera phone-nya Adler aja, masih ada yang lebih berat. Nah kalo kalian penasaran (buat yang belum nonton), coba deh langsung ikutin serialnya. Sekalian cari tahu gimana kelanjutan hubungan asmara antara Sherlock Holmes “detective with the funny hat” sama Irene Adler “The Woman – the Dominatrix”. Terutama yang episode ini, karena kalian bakal nemuin sesuatu yang berbeda dari Sherlock Holmes yang biasanya.
~END~

Rabu, 06 April 2016

Mitos Tahun Ketiga Mourinho



Musim kompetisi 2015/2016 mungkin menjadi musim terburuk bagi sang juara bertahan Chelsea FC, pasalnya hingga pekan ke - 32 mereka harus berjuang keras mempertahankan posisi di 10 besar. Bukanlah sebuah prestasi membanggakan mengingat mereka menyandang gelar sebagai juara bertahan dengan beberapa daftar pemain top bersarang di Stamford Bridge.

Hal ini membuktikan keberadaan pemain bintang tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan sebuah prestasi dalam tim besar. Madrid telah membuktikan, pemain kelas wahid dengan banderol tinggi tiap tahun berdatangan untuk memperebutkan posisi utama demi meraih gelar bergengsi. Keinginan tak sejalan dengan kenyataan itulah yang harus dihadapi, 3 tahun Madrid harus puasa gelar La Liga sekalipun banyaknya dana yang harus digelontorkan manajemen untuk membangun tim impian.

Apa yang dialami Chelsea tidaklah lepas dari berkurangnya pemain senior, yah sekali lagi saya akan bertindak subjektif dengan mencantumkan nama Frank Lampard disini. Selain itu mitos mengenai kepelatihan Mourinho juga bisa menjadi pengaruh merosotnya performa Chelsea.

Bisa dilihat dari statistik, Stamford Bridge yang terkenal dengan kesan "angker" dapat dengan mudah ditaklukkan lawan sekelas AFC Bornemouth, yang menyandang nama sebagai tim promosi. Bahkan Crystal Palace pun juga berhasil mengjungkir balikkan Chelsea dihadapan pendukungnya sendiri, yang diperkuat oleh tim utamanya. Praktis, tahun ini Chelsea hanya bisa gigit jari karena harus puasa gelar dari empat kompetisi yang diikuti. Terakhir Chelsea harus terdepak dari kompetisi tertua Inggris, Piala FA setelah menyerah 2-0 dari Everton.

Berbicara mengenai pemain senior, sekarang Chelsea hanya memiliki satu nama tersisa yaitu sang kapten, John Terry. Kembali ke tiga tahun sebelumnya, di setiap lini Chelsea pasti memiliki "penunggu setia". Jangan pernah ragukan barisan penyerangan saat Didier Drogba unjuk kebolehan di hadapan kiper lawan. Lini kedua pun memiliki masternya, pemain dengan IQ setara Einstein yaiu Frank Lampard, tak segan turut menyumbang gol saat lini depan mengalami kebuntuan, sekalipun mencetak gol bukanlah tugas utama seorang midfielder. Di bawah mistar gawang, Petr Cech masih tidak tergantikan meskipun Chelsea telah memulangkan kembali Thibaut Courtois dari Atletico Madrid.

 Perdebatan mulai terjadi, karena disisi lain peremajaan dalam skuad sangatlah diperlukan, mengingat umur para senior telah melewati masa keemasannya. Namun tidak serta merta Chelsea mengeluarkan keputusan untuk mendepak pemain seniornya dalam kurun waktu bersamaan. Memberikan jeda waktu untuk proses adaptasi pemain baru dan calon pemain senior juga diperlukan agar menyeleraskan sebuah strategi.

Berbicara tentang strategi, tak lepas dari peran seorang manajer yang kala itu jabatan kursi panas ini dipegang oleh Jose Mourinho. Nama ini tentunya tak asing bagi para fans, mengingat prestasi yang ditorehkannya di jilid pertama dia menangani Chelsea, yaitu musim 2004/2005.

Kala itu Chelsea harus menanti hampir 50 tahun untuk memperoleh gelar Liga Inggris, keajaiban datang bersama pria Portugal ini yang langsung mempersembahkan gelar Liga Inggris di tahun pertamanya. Bukan hanya musim pertama, di musim kedua pria berjuluk The Special One ini masih ingin memperlihatkan kemampuannya di hadapan para pelatih senior lainnya dengan Chelsea meraih gelar keduanya. Sayangnya keajaiban itu harus terhenti di tahun ketiga, Mourinho harus angkat kaki dari kursi panas kepelatihan Chelsea.


Dari sinilah mitos mengenai kesialan Jose Mourinho di tahun ketiga tercipta. Setelah angkat koper dari tanah Inggris, Mourinho langsung mendapat tawaran dari raksasa Italia, Internazionale Milan atau biasa disebut Inter Milan. Sempat mempersembahkan treble winner untuk Inter Milan, yaitu Scudetto, Liga Champions dan Copa Italia, Bapak dua anak ini kembali menglami kesialan di tahun ketiganya.

Lagi-lagi Mourinho harus angkat kaki dari tim biru Italia, kali ini pendaratan mulus dilakukannya di tanah Spanyol untuk melatih klub yang terkenal sebagai gudang pemain mega bintang, Real Madrid. Bukan Mourinho jika tidak membuat sensasi, kali ini kisruhnya dengan pemain bintang Madrid yaitu Iker Casillas, Raul Gonzales dan Kaka yang sengaja disingkirkannya dari tim utama. Seperti sebelumnya kepemimpinan Mou hanya bertahan dua tahun, karena di tahun ketiga Florentino Perez mendepaknya dengan alasan belum tercapainya misi La Decima (perolehan 10 gelar liga Champions).


CLBK, itulah yang dilakukan Mou dan juga Chelsea setelah pemecatan Mourinho di Real Madrid, mereka mulai menjalin hubungan dengan perjanjian kepemimpinan Mourinho di lapangan hijau tidak akan dicampuri oleh sang pemilik, Roman Abramovich. Hal tersebut hanya sebuah wacana ketika Roman mulai tidak sabar untuk mendapatkan gelar Liga Champions kembali yang hanya satu kali mampir di Stamford Bridge yaitu tahun 2012.

Dari banyaknya peristiwa yang terjadi, sepertinya Mourinho sudah mempelajarinya dengan baik mengenai mitos tahun ketiga yang menimpa dirinya. Dengan kejeniusan otak untuk membuat dirinya benar dan menyelamatkan karirnya, Mou sengaja melakukan "penggembosan" pada skuad Chelsea. Dengan mulai mendepak pemain senior dengan alasan tak lagi masuk strategi atau demi melakukan peremajaan. menjual beberapa pemain yang berjasa dalam meraih gelar Liga Champions.

Itu semua dapat dikaitkan dengan rumor bahwa keinginan terbesar Mourinho adalah melatih musuh bebuyutan Chelsea, Manchester United. Jika tahun depan Mou sepakat melatih MU, maka Chelsea tidaklah menjadi lawan menakutkan lagi baginya karena skuad yang dimiliki Chelsea hanyalah berisi kucing manis yang tidak membuatnya gentar sedikitpun. Mengingat posisi Chelsea yang kini masih berkutat di posisi 10, membuatnya tidak mungkin untuk berlaga di kancah Eropa musim depan. Tentunya sedikit menguntungkan bagi MU meng"eliminasi" tim kuat seperti Chelsea, meskipun presentase pertemua mereka saat di Eropa sangatlah kecil.

Faktor ketiga yang tak boleh dilewatkan begitu saja adalah keberuntungan, terbukti dari susunan klasemen sementara liga Inggris berikut Klasemen sementara EPL 2015/2016

Dua nama yang tak diperhitungkan dapat meraih posisi puncak yaitu Leicester City dan Tottenham Hotspurs menyingkirkan nama beken sekelas Arsenal, Manchester United, Manchester City, Liverpool dan juara bertahan Chelsea. Tahun 2016 ini sepertinya memberikan bukti bahwa bola itu bundar dan apapun bisa terjadi tanpa dugaan. Sekaligus membuka mata penikmat sepakbola bahwa EPL (English Premier League) atau BPL (Barclays Premier League) merupakan liga dengan persaingan ketat.

Jika sudah begini siapa yang akan disalahkan dalam kasus merosotnya performa tim sekaliber Chelsea...?

~END~

Senin, 23 November 2015

Alhamdulillah, Mattia Perin Straight

Dikala sedih dan dalam tahap hati hancur berkeping-keping, rasa syukur terhadap Tuhan gak boleh lupa. Karena dibalik segala cobaan yang kita terima, banyak juga nikmat yang telah kita rasakan baik itu secara sadar maupun tidak. Aah Senin yang sangat random, sebenarnya ini tulisan menjurus tentang kegalauan hati seorang fans tapi sebagai awalan agar terlihat menarik ngomongnya sedikit wise lah ya. Kalau dilihat dari judul sudah terlihat sangat jelas apa yang membuat saya jadi kuurang semangat seharian ini, kecuali semangat untuk makan. Oooh kalo yang satu itu, dalam keadaan apapun selalu ada semangat tersendiri.

Yah Mattia Perin, si penjaga gawang nomor satu Genoa yang punya julukan Ed Warner inilah penyebabnya. Kala itu saya sering banget searching tentang talenta muda Italia ini. Mmh, alangkah baiknya saya ceritakan bagaimana saya bisa menemukan manusia berbulu yang ganteng ini. Jadi ceritanya saya sebagai fans Milan nonton apa yang dilakukan pemain diluar lapangan, tentunya yang bermanfaat dan menghasilkan uang sekaligus memanjakan mata para penikmat sepakbola. Kala itu sampai sekarang, Milan bekerjasama dengan sebuah rumah mode yang cukup terkenal di Italia sebagai penyedia baju resmi suit and tie mereka yaitu Dolce Gabbana. Karena Italia adalah gudang dari segala jenis manusia berwujud tampan, begitupun dengan pemain dari Milan oleh karena itu beberapa modelnya dari pemain itu sendiri tentunya yang sedang on fire. El Shaarawy, nah siapa fans Milan yang tidak kenal dengan talenta muda Italia keturunan Mesir ini? Selain permainan di lapangan yang cukup ciamik, wajahnya pun sangat komersil untuk dijadikan sebagai model D&G (Dolce Gabbana). Selain El Shaarawy masih ada satu nama lagi, yaitu Mattia De Sciglio bek tangguh asli dari akademi Milan ini juga turut ambil bagian dalam pemotretan iklan D&G. Sebagai pemanasan kalo mau liat gimana posenya El Shaarawy langsung aja cek video berikut:


Stephan El Shaarawy: 'Il Farone' as an Icon


Pada video yang salah satu talentanya Mattia De Sciglio, muncullah sosok yang sungguh menarik perhatian saya. Dengan tampilan yang sangat berbeda dengan ciri khas model D&G lainnya yang selalu tampil rapi, sosok ini memiliki rambut sedikit panjang dengan potongan shaggy. Rambutnya tidak hitam seperti kebanyakan pria Italia lainnya, malah terkesan sedikit coklat namun lebih dominan gelap. Karakter wajahnya sedikit lonjong, dan satu hal yang meyakinkan saya bahwa dia keturunan asli Italia adalah hidungnya yang begitu khas. Gayanya sedikit tengil dengan senyuman sembari mengangkat satu alisnya keatas, he is really nice. Dan saat membaca credit tittle, saya tau bahwa pemuda tersebut bernama Mattia Perin. Dari sinilah saya mulai kepo, segala hal mengenai kiper muda yang digadang-gadang akan menggantikan peran Gianluigi Buffon di bawah mistar timnas Italia.

Serie A's Young Talent become Fashion Icons in Dolce&Gabbana


Sebagai wanita, tentunya punya tingkat kepo yang sangat tinggi. Yah saya mencari dating history si Perin, dan tidak saya temukan sedikitpun indikasi dia menjalin hubungan dengan para wanita seksi seperti kebanyakan pemain sepakbola lainnya. Kemudian saya menemukan artikel yang membahas mengenai skandal di timnas Italia, bukan skandal besar seperti Calciopolli tapi skandal tentang pemainnya. Jadi kala itu jurnalis Italia atau sering disebut paparazzi mengatakan bahwa ada beberapa pemain Italia yang diduga memiliki kelainan orientasi seksual bahasa gaulnya gay dan si paparazzi ini menyebutkan seorang kiper meskipun tetap merahasiakan namanya. Yah karena gay di Italia merupakan hal yang tabu. Sayapun mengaitkan masalah ini dengan Perin, karena dia terlihat paling adem ayem madsalah wanita, dan yang membuat kecurigaan saya semakin kuat adalah akun instagramnya yang menggunakan nama unik @aittamnirep kala itu di gembok, privat gak sembarangan orang bisa akses. Dan beberapa saat kemudian si Perin mulai membuka akses dengan para penggemarnya, dan saya melihat postingannya yang lama, fotonya.dengan beberapa lelaki yang terlihat sedikit mencurigakan, gak sampe ciuman atau cuddle gitulah. Tapi ada beberapa postingannya yang sedikit membuat saya ragu kalo Perin gay, gambar wanita seksi yang yah bisalah untuk imajinasi liar para lelaki muda yang memiliki libido tinggi. Oooh stoooooop, kenapa saya jadi bahas libido sih, dasar random. Nah untuk visualisasi gimana sih bentukannya Perin, awas siapin tissue buat lap ingus sama air liur.

Pic 1: Mattia Perin
Oke saya mulai mengabaikan orientasi seksual Perin, selama ini saya cukup menikmati peran sebagai "fans" yang sedikit berlebihan hahaha. Kadang sayapun juga iseng kepo beberapa orang yang di tag oleh Perin di foto yang di postingnya. Dan kala itu, musim libur sepakbola Perin dan Bertolacci berlibur diatas yacht dengan beberapa wanita, yah bodohnya saya mengira itu hanya teman mereka, tak pernah sedikitpun saya curiga bahwa salah satunya adalah kekasih si Perin, aduuuujh nulis kekasih berat sekali ya. Dan dalam dua hari ini, saya dikejutkan dengan postingan instagram Perin dengan gambar anjing, bukan anjingnya yang menjadi fokus tapi captionnya "Buongiorno mammina @grgina #supertaz" nah dari sini saya mulai curiga kalo itu kekasihnya. Kepo? Jelas, sekali klik usernamenya dan blaaaam!!! Di private. Oke harus menahan kekecewaan karena gak bisa kepo. Tapi pagi tadi saya ingin menarik kata-kata saya mengenai akun @grgina yang di privat, karena isinya jauh lebih menyesakkan. Huwaaaaa, Perin cocok banget sama wanita satu ini. Karakter mereka pas, tengil, gak takut kotor, sayang hewan, petualang, dan begajulan. Meskipun enggan saya harus mengakui mereka cocok satu sama lain. Dan saya patah hati cyiiiin, kratak kratak ini hati saya.

Rapi, begitu rapi si Perin menyembunyikan hubungannya. Mungkin lebih tepatnya melindungi wanitanya dari fans bar-bar macam saya haha. Dan woi, apa ini dalam keadaan yang tidak memungkinkan begini playlist yang keputer di handphone saya adalah Obsessed by Mariah Carey, ini lagu kok ngehina banget. Aaaaaarghhhh!!!! Pen gigit pipinya baby Ed (mulai random).

"Ahhh Ohhhh.
Why you so obsessed with me?
Boy I want to know, lyin' that you're sexing me.
When everybody knows, it's clear that you're upset with me.
Ohh, finally found a girl that you couldn't impress,
Last man on the earth, still couldn't get this.

You're delusional, you're delusional,
Boy you're losing your mind.
It's confusing yo, you're confused you know,
Why you wasting your time?
Got you all fired up, with your Napoleon complex,
Seein' right through you like you're bathin' in Windex.

Ooh Ohh Ohh.
Boy why you so obsessed with me?
So, Oh, Oh-Oh- Oh. So, Oh, Oh-Oh-Oh.
And all the ladies sing,
So, Oh, Oh-Oh- Oh. So, Oh, Oh-Oh-Oh.
All the girls sing.
(Obsessed, obsessed, obsessed, obsessed, obsessed.)"

Huh, liriknya nyindir banget. Iya saya paham saya delusional persis kaya apa yang dikata si Mariah Carey. Puas?

Dan yang bikin saya iri adalah tuh si @grgina ini mantanya oke, enggak tau juga sih tuh mantannya apa bukan, mesra banget sih. Jadi saya menarik kesimpulan itu mantannya. Iri terus sih saya, huh. Yah mungkin karena si @grgina ini jago banget cari yang mukanya rupawan, apa emang spesies di Italia itu gak ada cowok dibawah standart, entahlah.

Sekali lagi saya bersyukur atas kejadian ini saya jadi bisa nulis lagi di blog ini, yang terpenting sama Tuhan saya dibukain jalan, disadarin kalo Perin tuh jauh, jauuuuuuh banget dari jangkauan (Sama bosnya Genoa aja deh, seri duitnya lebih bagus :D) *terus kapan sadarnya sih*. Ah dan satu lagi harus legowo, Perin udah punya kekasih yah. Ingat, kenyataan ini lebih bagus daripada mengetahui kalo idola kamu yang gantengnya melebihi kualitas excellent ternyata suka yang ganteng juga, yah meskipun sama-sama nyakitin sih. Yaudah deh, segitu aja delusionalnya *kemudian bersyukur setelah tahu kalo Mattia Perin staright*

~END~

Minggu, 22 November 2015

Terima Kasih Untuk yang Pernah Singgah

Pernahkah kalian mendengar kalimat jika kehidupan seseorang sekarang akibat bentukan dari masa lalu atau sejarahnya? Atau dalam bahasa ringannya akibat timbul karena adanya suatu sebab. Tapi, kehidupan sekarang atau masa depan tidak hanya dipengaruhi dari sejarah, lingkungan dan teman sepermainan juga turut andil menentukannya. Satu lagi yang paling mendasar adalah dirimu sendiri.

Sejarah yang berniat saya tuangkan dalam tulisan kali ini adalah mengenai seseorang atau beberapa orang. Tentunya kalian paham apa yang saya bicarakan, orang yang pernah menjadi spesial. Bukan dari kalangan keluarga, ataupun orang terdekat seperti teman, tetapi lawan jenis. Yah semacam sejarah mengenai kisah asmara, kisah yang membuat kupu-kupu di dalam perutmu beterbangan layaknya daun di musim gugur. Kisah yang membuat degub jantungmu berdetak lebih cepat dari biasanya, dan kisah yang tekadang membuatmu gugup menghadapinya (pria atau wanita yang kala itu menjadi fokus utama mu.


Begitu banyak pengalaman yang dilewatkan saat itu mulai dari kejadian lucu, kejadian menyenangkan, kejadian yang hingga kini sulit untuk dilupakan dan selalu ada kejadian yang enggan untuk dikenang namun alam bawah sadar kita akan selalu merekam dan memutarnya kembali yaitu kejadian menyedihkan. Sedikit bernostalgia, kejadian menyenangkan itu bisa berupa hal yang sangat sepele dan jika diingat dapat membuat garis bibir tertarik keatas. Misalnya kejadian saat fokus utama kalian, memberikan sapaan balik padamu, ooh atau memberi senyuman yang kau anggap senyuman termanis abad ini, padahal menurut beberapa orang senyuman tersebut terkesan biasa saja, yah biasa saja. Tapi karena dibutakan oleh perasaan menggebu yang mungkin dapat kusebut cinta, mmh terlalu cheesy dan klise, bagaimana jika perasaan suka atau tertarik...? Terdengar lebih wajar, baiklah. Hanya karena sebuah ketertarikan hal tersebut begitu manis untuk dicecap, benarkan?

Nah selanjutnya adalah kejadian yang sulit untuk dilupakan, biasanya kejadian lucu atau yang memberikan efek kejut begitu dasyat sampai kau sendiri tidak percaya pernah mengalaminya. Bagaimana jika saya membagi sedikit pengalaman sebagai contoh disini? Misalnya kejadian saat kau sakit dan dia begitu perhatian, ya ya ya itu biasa saja bagi kalian tapi bagi saya tidak. Itu sungguh luar biasa, bagaimana tidak orang yang kau anggap terlalu kekanakan ternyata bisa bersifat jau lebih dewasa darimu, memperhatikanmu semampunya, memberikan sedikit perlindungan, menjaga suhu tubuhmu agar tetap hangat, dan mengatur pola makanmu demi bisa melihatmu sembuh dan menampakkan senyum manismu kembali. Aah hal ini bisa juga masuk dalam kategori sebagai kejadian yang menyenangkan. Masih ada satu lagi, saat dia rela mengorbankan kesenangannya hanya untukmu, uwooooo indikasi gagal move on hahahaha. Misalnya saat ego seorang lelaki, mmh kala itu belum cocok dikatakan seorang lelaki, cowok saja. Yah ego cowok yang ingin menunjukkan sisi kejantanan dengan rokok, namun demi melihatmu tetap disampingnya.dan tidak beranjak ke sisi lelaki lain yang tidak merokok demi menghindari asapnya, dia berani mematikan rokoknya. Meskipun dilain waktu saat dirimu tidak disampingnya, dia menggunakan barang tersebut. Intinya dia sempat kan membuatmu tersenyum dengan perlakuan manisnya.

Nah kejadian terakhir yang saya sebutkan tadi adalah kejadian menyedihkan, yang tentu saja enggan untuk diingat, tapi apalah daya kemampuan otak, yang sungguh ajaib karena saya yakin kejadian tersebut masih tersimpan rapi dalam memori. Dan tak jarang kejadian inilah yang dapat merubah kepribadian dan karakter masing-masing orang yang mengalaminya. Kali ini saya ambil contoh dari kejadian umum saja, bukan pengalaman pribadi yah, nanti dikata curhat lagi, parahnya terjebak di ruang nostalgiaaaa uwooo uwooo *tetiba nyanyi oke abaikan kita lanjut pada kalimat berikutnya. Hal paling umum adalah masalah perselingkuhan, meskipun bukan dalam hubungan serius sepasang suami istri, hubungan semu semacam pacaran juga menganggap perselingkuhan ini  begitu menyakitkan, itu yang saya lihat dari beberapa pasangan disekitar. Apalagi jika hal tersebut melibatkan orang terdekatmu terlebih orang yang selama ini kamu percaya. Tidak mudah memang melupakan hal semacam ini, tapi bukan berarti tidak bisa. Sebenarnya kejadian semacam ini juga dapat memberikan pelajaran hidup yang tak ternilai. Seperti kata pepatah, pembelajaran hidup terbaik adalah dari sebuah pengalaman. Terlebih pengalaman menyakitkan seperti itu bisa membuatmu bangkit menjadi pribadi baru yang tentunya harus jauh lebih baik dari sebelumnya.

Sekali lagi kata tapi akan memberikan sedikit penyangkalan dari kalimat yang telah saya tuliskan tadi. Yah, tapi semua itu kembali kepada masing-masing individu. Memilih untuk terjebak masa lalu, dan tenggelam dalam kesedihan berkepanjangan. Atau memilih untuk terlahir kembali, melanjutkan hidup yang sempat mendapatkan terpaan kerikil tajam yang selalu ada dalam perjalanan hidup. Sekali lagi itu semua hanya sebuah pilihan, dirimu sendirilah yang memilih akan seperti apa menentukan hidupmu. Akan seperti apa meraih tujuan hidupmu.

Dari beberapa pengalaman yang saya tulis dan tentunya pernah saya alami, kecuali pengalaman terakhir yang memang bukan pengalaman langsung saya cukup bersyukur bisa berdiri sampai hari ini. Menjadi pribadi baru, yang lebih bisa menghadapi berbagai jenis lelaki. Bukannya sesumbar saya pengalaman dalam hal ini, setidaknya sedikit bisa menjadi bekal mengetahui karakter lelaki seperti apa yang saya hadapi dan bagaimana cara kita untuk memperlakukannya. Perlukah dia diperlakukan baik layaknya manusia lainnya, perlukah dia diperlakukan sangat istimewa atau hanya perlakuan biasa saja ibarat kata cukup "hai" saja. Dan yang terpenting sebisa mungkin hindari kemungkinan untuk jatuh dilubang yang sama, dengan tidak mengeluarkan air mata berhargamu untuk orang yang sama yang telah menorehkan luka itu. Dan jangan jadi pengecut, menghindari hubungan atas dasar pengalaman masa lalu dan menjadikan alasan bahwa kalian trauma *ngomong sama kaca* hahaha. Sebagai salam penutup, sekali lagi kuucapkan terima kasih, berkat "yang pernah singgah" saya bisa menadi lebih kuat seperti ini.

~END~

Minggu, 09 Agustus 2015

Yakin Siap Nikah...?

Beberapa waktu lalu, tidak tapi akhir-akhir ini perbincangan yang semakin sering dibahas adalah masalah pernikahan. Oke, tidak menyalahkan mereka yang seringkali mengangkat topik ini saat berkumpul dengan saudara maupun kawan. Bahkan grup yg berisi kawan lama, alumni smp atau sma juga membicarakan hal ini. Itu semua tak lepas karena umur kita yang semakin bertambah, serta banyaknya kawan sebaya yg sudah membina rumah tangga. Iri...? Pasti, namun dalam konteks positif. Karena melihat teman sebaya sudah berani mengambil langkah yang cukup berani untuk bertanggung jawab atas diri sendiri dan keluarga kecilnya kelak. Selain itu, apa yang telah dan nantinya akan mereka lakukan telah mendapatkan ridho Allah, dan akan selalu dijanjikan rezeki yang melimpah. Aamiin.
Kembali ke persoalan galau karena belum menikah. Sebelum kalian galau alangkah baiknya kalian berkaca dan bertanya kepada diri sendiri, "Apakah kamu (saya) sudah siap menikah?" Dan berpikirlah secara mendalam tentang segala rintangan yang akan ditempuh dalam kehidupan berumah tangga. Atau pertanyakanlah pada dirimu sendiri, siapkah kamu mengabdi kepada suami untuk wanita, dan siapkah kamu bertanggung jawab atas kesalahan serta kebutuhan istri dan keluarga bagimu kaum pria?
Masih banyak pertanyaan lain yang patut kalian pertanyakan. Siapkah kalian mencurahkan segala waktu hanya untuk keluarga, dengan mengurangi intensitas pertemuan dengan teman sepermainan? Siapkah kalian menjaga hati, mata, pikiran dan tubuh hanya untuk pasangan halalmu? Karena sebuah janji yang telah kalian ucapkan bersama dihadapan para saksi kepada Dia, Tuhanmu? Karena pertangunggjawaban pada Tuhanlah yang cukup berat.
Siapkah kalian menghadapi cobaan yang siapapun tidak akan pernah menginginkannya, namun Tuhan memberikannya pada manusia terpilih. Gagalnya mendapat momongan disaat begitu menantikan kehadirannya. Keguguran disaat penantian tersebut tiba, karena Tuhan lebih menyayangi calon janin tersebut. Kemudian masalah finansial, gangguan pekerjaan, datangnya orang ketiga yang bersiap mengguncang kedamaian rumah tangga. Naudzubilla.... Itu semua hanya sebagai perumpamaan, agar kalian memikirkan kembali, hal apa yang kalian risaukan selama ini.
Segala sendi kehidupan memang tak akan pernah lepas dari namanya cobaan Tuhan, namun bagaimana kita bisa menyikapinya dan tetap berusaha dan mempercayakan segalanya pada Tuhan, maka semuanya akan terselesaikan.
Tetaplah kalian berpikir positif, bagi yang sudah punya pasangan namun belum berani melamar secara resmi atau belum bisa menerima ajakan menjadi halal pasangan, tetap berpikirlah positif. Karena semua ini hanyalah awal untuk kalian menapaki kehidupan selanjutnya. Jangan pernah berpikir, pasangan tidak serius karena tidak segera melamar, bisa saja semua itu dilakukannya karena ingin membahagiakanmu kelak. Karena dia tau, kalian hidup berkecukupan dalam artian cukup mendapatkan perhatian dan perlakuan istimewa dari orangtuamu, merekapun juga ingin nantinya menjadi orang pertama yang mendapat senyum terbaikmu serta ucapan "terima kasih sayang" karena membuatmu layaknya Ratu dikerajaan cintanya. Meskipun tetap keberadaan orangtua dalam hatimu tak akan pernah terganti dengan apapun.
Jangan beranggapan dia yang tak segera menerima lamaran atau ajakan halalmu itu karena ragu dan memiliki orang istimewa lainnya. Mereka pun juga sama ingin mempersiapkan segalanya yang terbaik agar bisa menjadi istimewa dihadapamu. Kau yang selalu mendapat perhatian dari Ibumu, wanitamu ini juga ingin membahagiakanmu dan membuat bangga ibumu mendapatkan menantu sepertinya. Dan menjadi panutan kala telah menyandang gelar seorang Ibu.
Tak ada yang salah dengan menunda secara sengaja ataupun tidak sebuah pernikahan, selama kalian tetap berdoa dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik untuk saatnya nanti. Menyegerakan sebuah pernikahan juga adalah hal yang sangat mulia dihadapan Tuhan, dengan catatan ingatlah selalu janjimu dihadapanNya, demi menghindari perbuatan nista yang akan menodai mahligai perkawinanmu.
Jangan khawatir untuk para single, Tuhan terlalu baik untuk kalian, jadi tunggulah kejutannya. Sembari menanti kejutan Tuhan, alangkah baiknya jika kita menyiapkan diri dengan menjadi sosok pribadi lebih baik untuk menyambut kejutan tersebut.
Sebelum kalian benar-benar harus fokus terhadap keluarga, masih banyak kegiatan positif menanti kalian, atau paling tidak hiburan untuk diri sendiri. Istilahnya anak sekarang, nyenengin diri sendiri seperti travelling, menghabiskan waktu bersama keluarga, teman memperluas relasi. Khusus untuk memperluas relasi, hal ini nantinya juga bisa membantu ketika saatnya tiba untuk kalian melangkah ke pelaminan. Siapa yang tau jika kalian bisa mengenal pemilik WO terbaik dikota tersebut, dan mendapatkan potongan harga untuk paket pernikahan kalian, lumayan bukan? Atau ajakan kerjasama yang dapat menguntungkan kedua belah pihak, dan dapat menambah pundi-pundi keuangan yang dapat meningkatkan pendapatan finasial untuk ekonomi keluargamu kelak. Who knows...

Jadi bersabarlah, dan bertanyalah serta jawablah sejujurnya apa yang dikatakan hatimu yang paling dalam tentang arti sebuah kesiapan menghadapi apa yang disebut pernikahan. Karena sebuah pernikahan bukanlah seperti yang tertulis dikebanyakan novel roman, yang bisa dipermainkan, dibuat seperti sebuah kontrak, dan diakhiri begitu saja hanya karena sebuah perkara sepele. Pernikahan terlalu berharga untuk disejajarkan dengan semua itu, maka buatlah dirimu berharga untuk melengkapi sebuah kewajibanmu sebagai manusia dihadapan Tuhan dengan pernikahan yang sebenar-benarnya. Tak ada salahnya sebelum menikah kalian membaca bagaimana cara, atau kiat-kiat supaya pernikahan menjadi lebih bahagia seiring bertambahnya usia, demi menghindari sebuah kata perpisahan.
Untuk yang telah dan akan segera menikah, semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian.


Nb: Ditulis atas opini pribadi, jika ada kesalahan mohon koreksi dan kritiknya. Terima kasih